Buscar

W.E.L.C.O.M.E. !n tH!s s!tE

Welcome in my blog!!!
di sini,, kamu bisa baca apapun yang kamu mau..
selamat membaca, ya!
semoga bermanfaat...
Leave Comment, please.... ^^

Sebuah Pohon



Semua orang di belahan dunia ini, mengatakan, pohon adalah sesuatu yang sangat bermanfaat. Mulai dari, sumber oksigen, tempat penyerapan air, tempat berlindung bagi hewan, tempat berteduh saat kita kepanasan karena teriknya matahari, dan sebagainya. Bagiku, fungsi pohon tidak hanya itu saja. selalu ada kenangan tersendiri. Seperti yang akan kuceritakan kali ini. . .
Sebuah pohon, dimana aku bertemu dengannya. Pertemuan yang kedua kali dan terakhir kalinya. Pertemuan singkat antara aku dan dia. Kami hanya bercakap-cakap biasa. Tidak lebih. Ya, begitulah. Setelah itu, hubungan kami tak membaik ‘lagi’. entah. Mungkin, sudah sewajarnya kami saling menjauh, dan tidak menghubungkan sebuah benang. Pedih, dan sakit rasanya, ketika itu. Tetapi, tak apa. Aku yang salah.
Setelah beberapa hari, dia berkata padaku bahwa ia telah “berpacaran” dengan teman kerjanya. Saat itu, aku berpikir, secepat itukah dia melupakanku? Aku akui, dia memang hebat. Dia dapat melupakan seseorang begitu cepat.
Ternyata, oh ternyata, akhirnya dia putus dengan cepat. Kenapa? Karena pacarnya, hanya sebagai pelarian saja. Dan saat ini, dia menganggap bahwa aku sudah berpacaran dengan seseorang. Benarkah itu? Ya tak mungkinlah.. Hampir tidak terlintas dibenakku untuk berpacaran saat ini. Entah kenapa. Mungkin, memang belum saatnya. ^^
Jujur, aku menyimpan smsnya mulai dari 2 bulan yang lalu. Suatu hari, aku membacanya. Dan, aku baru sadar. Dia memaksa untuk aku mencintainya. Beberapa kali aku menjauh, dia selalu kembali. Mungkin, dia terpengaruh akan tulisan-tulisanku tentangnya. Dan mungkin juga dia beranggapan, bahwa aku sangat mencintainya.
Aku juga baru sadar, perasaanku selama ini ternyata hanyalah menganggap dia sebagai kakakku. Maklum, aku tak memiliki sosok kakak di dekatku. Dan perasaanku salah di mengerti olehnya. Aku harus bagaimana menurut kalian? Berhenti memikirkannya? Sepertinya tidak mungkin. Biar semua ini berjalan seperti aliran air. Pasti, aku dapat melupakannya dengan sendirinya.
Kisahku dengannya, mungkin bisa menjadi sebuah novel singkat. Benar bukan?
Novel yang hanya menceritakan tentang aku dan dia. Cerita mulai dari awal kami bertemu, sampai saat ini. Bahkan, mungkin sampai masa depan.
Boleh juga ideku. Hahaha…
Semoga saja, aku bisa menulis kisahku, dan dapat aku diterbitkan segera.
*pekerjaan sampingan: menulis*  :p

Ok. Terima kasih bagi yang membaca ceritaku kali ini. Tidak ada hubungannya dengan pohon? Hahaha… maaf,, memang aku sengaja :p

0 komentar:

Posting Komentar