Buscar

W.E.L.C.O.M.E. !n tH!s s!tE

Welcome in my blog!!!
di sini,, kamu bisa baca apapun yang kamu mau..
selamat membaca, ya!
semoga bermanfaat...
Leave Comment, please.... ^^

Lisanku Untuk Kau Dengar



Tidak semua yang diucapkan olehmu itu benar. Dan tidak semua pula yang aku ucapkan benar adanya. Tak akan berguna jika kita terus seperti ini. Melakukan sesuatu yang tak pasti. Melakukan sesuatu yang dapat membuatku dan dirimu jera akan sikap masing-masing. Entah, kau tahu atau tidak. Tulisanku kali ini, aku tujukan kepadamu. Terlalu berat untuk aku katakan kepadamu. Karena itu, akan aku ungkapkan dengan kata-kata. Kata yang akan mewakili seluruh lisanku yang seharusnya kau dengar dariku.
***
Tidakkah kau sadari? Aku disini merindukanmu. Merindukan masa-masa indah kita yang lalu. Merindukan kenanganku bersamamu. Saat-saat pertemuan kita yang tak kunjung henti dan serasa tak ingin berpisah. Aku merindukan kata-katamu yang selalu membuatku tersenyum, tertawa, dan begitu juga disaat kita saling khawatir akan perasaan masing-masing, khawatir jika terjadi sesuatu pada diri kita, serta khawatir jika kita tak dapat bertemu kembali. Aku selalu ingat saat kita saling melukai hati dari perasaan yang ambigu ini. Aku juga ingat ketika aku menangis karenamu. 
Mungkin, kini, kata-kata itu hanya tinggal terucap di bibir saja. Tak ada sedikitpun rasa yang membekas dalam hati. Apakah kau juga seperti itu? Aku memang tak tahu apa yang kau rasakan saat ini. Entah bagaimana keadaanmu sekarang. Aku selalu mencari kabarmu. Karena aku harus tahu. Sudahkah kau berpaling dariku? Aku akan mengucapkan terima kasih padamu jika kau memang benar-benar berpaling dariku.
Aku tak kunjung henti menjauhimu, melupakanmu, hingga menghapus semua memori tentangmu. Sudahkah kau melakukannya? Bisakah kau melakukannya?
Rasaku padamu sudah tak berbekas. Tinggal angan. Kau membuatku sadar, bahwa kau bukan yang terbaik untukku. Berkali-kali aku berusaha untuk berpikir positif tentangmu. Tapi aku tak bisa melakukannya. Aku berusaha menjalin pertemanan denganmu. Tapi, berat rasanya. Entah apa yang membuatku seperti itu. Aku berusaha mencari alasan itu, tapi, tak bisa. Tak dapat kutemukan. Aku menyerah. Cukup sampai disini. Tak ada lagi kata untukmu. Tak ada lagi perhatian untukmu. Tak ada lagi pertemuan. Dan tak ada lagi semua tentangmu.

0 komentar:

Posting Komentar